There are currently 531 movies on our website

NONTON FILM ATM: Er Rak Error (2012) SUBTITLE INDONESIA

Bandar Adu Q
Yükleniyor
SKIP AD
Click SKIP AD To Watch Video

Tips:Klik CC untuk Menampilkan Subtitle
Tips:Movie Error silahkan bersihkan riwayat dan cookies browser anda, Baru masuk kembali ke Nontoncinema.org
Tips:Pastikan anda menggunakan Browser Google chrome dengan versi terbaru untuk Kualitas yang lebih maksimal

FILM DETAILS Added 1 year ago
ATM: Er Rak Error (2012)

INFORMASI FILM ATM: Er Rak Error (2012) SUBTITLE INDONESIA

Genre: Comedy, Romance, Thailand

IMDB rating: http://www.imdb.com/title/tt2191394

Director: Mez Tharatorn

Stars: Chantavit Dhanasevi, Preechaya Pongthananikorn, Anna Chuancheun

Sinopsis: Jib (Preechaya Pongthananikorn) seorang wanita karier yang bekerja sebagai wakil direktur di sebuah bank bernama JNBC (Japan National Bank of Commerce), sebuah bank dari Jepang. Peraturan di bank itu menyebutkan bahwa sesama pegawai tidak boleh menjalin hubungan percintaan, dan jika ketahuan maka salah satunya harus keluar. Jib adalah salah satu orang yang berwenang untuk menyidangkan hal itu. Sayangnya dibalik semua itu ternyata dia menjalin hubungan dengan Sua (Chantavit Dhanasevi) yang tak lain adalah bawahannya sendiri.

Tags: , , , , , , , , , , , , , ,

COMMENTS


You need to be logged in to post a comment.

“ATM: Er Rak Error (2012)” 1 comment
  1. Sailor - 11 months ago

    Great comment. I would polbabry add that its also a little biased to suggest that a return to a more primative way of life is going to kill lots of people, really? Just exactly how many people in our modern safe civilisation die as a result of pollutants in our waterways, toxicity in our food, carcinogens in the air we breathe or the millions globally killed by car accidents, drug overdoses, carpet bombing and ahost of other weird and wonderful ways we have invented to wipe ourselves off the earth one way or the other a heap of people will die at least with a return to nature we can guareentee providing a cleaner better safer world to ensuing generations then the one we are catapulting towards at the moment